Festival Keukenhof Belanda

Festival Keukenhof Belanda

Festival Keukenhof Belanda – JIKA ditanya perihal apa hal yang membikin Anda berminat untuk traveling dan berkunjung ke pelbagai negara di pelbagai benua, mungkin jawaban yang terlontar akan berbeda-beda. Di negara yang dikunjungi, Anda mungkin berkeinginan merasakan estetika alamnya, mencicipi masakan khas, menjalin persahabatan dengan penduduk lokal, sampai merasakan kebudayaannya yang unik. Kebudayaan ini tentunya dapat terbentuk dalam pelbagai wujud, salah satunya yaitu festival yang diselenggarakan tiap-tiap negara.

Festival Keukenhof Belanda, Merasakan Sajian Bunga nan Menawan

Dikala berkunjung ke negeri orang di berbagai benua dengan berbeda situs judi slot online seperti di yang terkenal dan terpercaya https://klikwin88.online/, tiap-tiap orag mempunyai alasan yang berbeda-beda. Mungkin ada yang berkeinginan merasakan estetika alamnya, mencicipi masakan khas, menjalin persahabatan dengan penduduk lokal, sampai merasakan kebudayaannya yang unik. Kebudayaan ini tentunya dapat terbentuk dalam pelbagai wujud, salah satunya yaitu festival yang diselenggarakan di tiap-tiap negara.

Festival Keukenhof BelandaBicara perihal festival, Eropa mempunyai banyak sekali festival unik yang menjadi ciri khas masing-masing negaranya. Tilik saja Oktoberfest di Munich Jerman, Karnaval Venesia di Italia, dan festival tahunan yang unik bernama Keukenhof di Belanda.

Festival Keukenhof Belanda sendiri senantiasa diadakan tiap-tiap tahun dengan lebih dari tujuh juta bunga bermekaran dan telah menjadi budaya unik di negeri Kincir Angin Belanda hal yang demikian situs judi slot online terpercaya .

SEJARAH TULIP TIME

Gagasan mengenai Tulip Time pertama kali disampaikan oleh Miss Lida Rogers dalam pertemuan Klub Sastra Wanita pada tahun 1927. Beliau yang yakni seorang guru biologi di Sekolah Menengah Belanda pada masa itu, memberi rekomendasi supaya Belanda mengadopsi tulip sebagai bunga sebab hubungannya yang dekat dengan Belanda.

Kemudian pada tahun 1928, di bawah Walikota Ernest C. Brooks, dialokasikan dana untuk membeli 100.000 umbi tulip. Umbi ini kemudian ditanam di taman kota dan tempat lain. Dengan demikian, pada bulan Mei 1929, ribuan tulip mekar di Belanda. Orang-orang diundang untuk datang dan merasakan panorama hal yang demikian selama seminggu. Hampir sama dengan perayaan festival diwali yang ada di India.

Keukenkof yakni sebuah taman bunga yang berlokasi di Lisse, Belanda. Taman bunga ini mempunyai luas sampai 32 hektar. Tidak heran Keukenkof diketahui sebagai taman bunga terbesar di dunia.