Festival Musim Panas Di Jepang!

Festival Musim Panas Di Jepang – Jepang adalah negeri yang kaya akan tradisi dan budaya yang masih di junjung tinggi warganya. Dari berbagi keragaman budaya dan tradisi inilah banyak pergelaran budaya atau festival di Jepang yang diadakan besar-besaran.

Jepang juga terkenal akan berbagai festival yang rutin diadakan setiap tahunnya. Liburan ketika musim dingin maupun musim semi mungkin menjadi waktu yang paling diminati banyak orang. Tapi, apakah kamu tahu jika ternyata liburan di Jepang ketika musim panas sangatlah seru? Salah satu daya tariknya adalah karena adanya berbagai festival yang hanya diadakan ketika musim panas tiba.

Mau Tahu apa saja Festival musim panas di Jepang? Yuk simak di bawah ini!

– Festival Kembang Api Sungai Sumida, Tokyo

Menurut rumor, Festival musim panas di Sumida River Fireworks Jepang pertama kali diadakan pada 1733. Festival ini merupakan salah satu festival musim panas paling populer juga ramai di Tokyo. Dengan hampir empat abad sejarah, festival ini selamat dari Restorasi Meiji, Perang Dunia, dan beberapa dekade berikutnya.

Pada tahun 1977, Festival Sumida dibuka kembali dan pada tahun ini pertunjukkan tersebut akan berumur 43 tahun. Pertunjukan Fireworks Sungai Sumida dimulai pukul 19:00 dan berlangsung selama 90 menit penuh. Festival ini selalu berhasil menarik banyak orang.

Untuk bisa melihat pemandangan yang indah dan tidak ramai, disarankan agar pengunjung mendatangi Taman Shiori yang letaknya sekitar 600 m dari Stasiun Minamisenju atau bagian utara Taman Air Oyokogawa dekat Tokyo Skytree dan Stasiun Honjo-Azumabashi.

– Nebuta Aomori Festival

Festival musim panas Nebuta ini merupakan salah satu festival bintang (Tanabata) terbesar yang tergabung dalam tiga perayaan, Toppers. Festival musim panas di Jepang yang satu ini diadakan di kota Aomori pada 2 – 7 Agustus.

Parade ini setiap malamnya akan menampilkan kereta dengan lentera-lentera besar yang diiringi tabuhan taiko, pemusik, dan penari. Lentera tersebut dapat berupa.

– Festival Bon Odori

Saat musim panas, masyarakat lokal Jepang sering memainkan slot resmi merayakan Obon yang merupakan tradisi turun temurun untuk menyambut dan memberikan persembahan kepada arwah leluhur yang dipercaya datang dua kali setahun saat bulan purnama di musim semi dan musim gugur untuk mengunjungi anak cucunya. Masyarakat setempat, mempercayai bahwa saat musim semi, arwah leluhur datang dalam bentuk kepercayaan Shinto yang dirayakan sebagai Tahun Baru atau Festival. Perayaan Obon di berbagai wilayah di Jepang umumnya dilangsungkan pada tanggal 15 Agustus.

– Festival Tanabata

Festival Tanabata memiliki nama lain, yaitu “Festival Bintang” yang merupakan suatu perayaan pergantian musim di Jepang, Tiongkok, dan Korea. Festival ini berasal dari legenda Tiongkok dan Jepang yang mengisahkan tentang 2 bintang yang saling jatuh cinta kemudian melalaikan tugasnya hingga membuat murka Dewa Langit, sehingga mereka dipisahkan dan hanya boleh bertemu saat tanggal 7 di bulan ke 7 (Juli). Dari tanggal tersebut kemudian menjadi tanggal Festival Tanabata dilaksanakan. Festival ini dilaksanakan di berbagai kota di Jepang, salah satunya di Sendai.Festival Tanabata memiliki nama lain, yaitu “Festival Bintang” yang merupakan suatu perayaan pergantian musim di Jepang, Tiongkok, dan Korea.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.