Arsip Tag: Festival Menarik

Festival Imlek di Sulawesi

Puluhan Ribu Wisatawan asing maupun lokal ikut turut merayakan Tahun Baru Imlek di Manado, ibu kota Provinsi Sulawesi Utara, di suguhi kemeriahan khusus yang memadukan seluruh ragam seni dan budaya tradisional daerah Minahasa, Sangir-Talaud, serta barongsai dan naga yang menari nari ini dibawakan oleh  daftar situs judi slot online terpercaya etnis Tionghoa pada Festival Imlek ‘Imlek’ di Manado.

Jalan Marina ini menjadi pusat festival. Festival dimulai pada malam hari tanggal 29 Januari 2017 dengan serangkaian pertunjukan seni dan budaya serta jamuan makan malam yang diikuti oleh wisatawan dan pejabat pemerintah setempat.

Tari Maengket tradisional massal suku Minahasa dijadikan pembukaan acara ini dan kemudian yang dilanjutkan dengan tari Katerili yang dibawakan oleh ratusan anak SD dan SMP yang disambut riuh tepuk tangan. dari penonton. Ini diikuti oleh Tarian Singa Cina massal (atau secara lokal dikenal sebagai Barongsai,

Turut tampil juga gerakan gerakan seni bela diri Kung Fu, dan tarian khas Cina lainnya yang memukau penonton dengan keunggulan mereka. Tak kalah spektakuler, Tari Perang tradisional Sulawesi Utara “Kabasaran” juga memukau penonton karena para pemainnya menampilkan duel dengan pedang dan tombak asli.

Malam puncka pun tiba, ketika semua turis, masyarakat lokal, dan semua yang terlibat dalam festival bergabung dan menari bersama di sekitar Monumen Tugu Lilin.

Cultural Fusion Soroti Perayaan Imlek di Manado, Sulawesi Utara

Acara perayaan tahun baru ini pun dilanjutkan dengan Perayaan Imlek di Laut yang akan diselenggarakan di Pulau LihagaTae, Taman Laut Nasional Bunaken, dan di Likupang. Acara tersebut berupa paket liburan di pulau-pulau indah yang menjadi destinasi favorit wisatawan China ke Manado.

Tak hanya perayaan, ada juga doa bareng yang akan dipusatkan di Klenteng Ban Hin Kiong di Jalan D.I. Panjaitan di Pecinan Manado. Ini adalah candi tertua di bagian timur Indonesia, dibangun pada masa Dinasti Qing di Tiongkok (1644-1911), yang memiliki arsitektur dan dekorasi Tiongkok klasik yang indah.

Selama acara ini berjalan ada juga Tarian masal, seperti Tarian naga, festival makanan jalanan yang menampilkan makanan Cina dan makanan tradisional Manado yang menggugah selera, dan masih banyak lagi.

Festival Menarik di Bandung

Untuk Anda yang mungkin tengah menyusun rencana liburan di tahun ini, Jangan sampai melewatkan kota Bandung dari daftar kunjung Anda. Sebab, ada banyak destinasi wisata menarik yang bisa Anda kunjungi atau sepertinya mustahil untuk merasa bosan jika tengah berlibur di Kota Kembang ini.

Dengan sejumlah festival yang diadakan dengan maksud dan tujuan tertentu. Banyak waktu pelaksanaannya beragam dengan tema yang berbeda dalam setiap tahunnya.

Keuken Festival

Nah. Acara yang satu ini sangat cocok sekali bagi Anda para pecinta kuliner. Sebab, di dalam gelaran event tahunan ini Anda berkesempatan untuk mencicipi berbagai sajian kuliner khas Indonesia yang telah dikenal atau sudah pastinya dicintai oleh masyarakat. Dengan mulai dari makanan Situs Judi Slot Online Gampang Menang asli Indonesia seperti Nasi Goreng, Tongseng, Batagor, Soto, Gudeg, dan Sate, sehingga makanan bergaya fusion seperti Salted Chicken, Iga Bakar, atau Kebab.

Festival Asia Afrika

Festival yang terinspirasi dari Konferensi Tingkat Asia Afrika (KAA) ini bermaksud agar masyarakat, khususnya Bandung, Karena dapat membayangkan dengan jelas bagaimana proses KAA berlangsung pada 18-24 April 1955 yang digelar di Gedung Merdeka.
Kemudian pada 2020 lalu, Asia Afrika ini mengadakan perlombaan Logo, Maskot, juga Lagu Bertema yang digunakan untuk gelaran Festival Asia Afrika 2020.

Peringatan Peristiwa Bandung Lautan Api

Sudah bertahun-tahun setelah peristiwa itu berlangsung, Dengan pemerintah daerah terus berupaya menggelar acara peringatah tahunan sebagai upaya untuk menjaga semangat yang berkobar sehingga pada permainan slot online saat peristiwa Bandung Lautan Api. Sering setiap bulan Maret, Untuk para anggota dari komunitas pecinta sejarah serta warga masyarakat berkumpul di sekitar Tegalega untuk ikut serta dalam acara pawai obor.

Seni Budaya Bandung

Dengan acara ini biasanya diselenggarakan dalam waktu tiga hari secara langsung di Bongkeng Arts Space. Sehingga, terdapat pula rangkaian acara lainnya yang diadakan di beberapa titik kota Bandung dengan tema yang berbeda setiap tahunnya dan penampilan-penampilan mulai dari tarian, lagu, drama musikal, atau karya seni lainnya yang disusun sedemikian rupa agar masyarakat tidak dapat merasakan bosan.

Beberapa Festival Di Indonesia

Beberapa Festival Di Indonesia

Festival Erau Kertanegara

Erau adalah sebuah tradisi yang dilaksanakan setiap tahun di kota Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Erau berasal dari bahasa Kutai, yaitu Eroh yang artinya ramai, riuh, ribut, suasana yang penuh sukacita.
Pada jaman dahulu, Erau ini diselenggarakan oleh kerabat istana saat kejayaan masa kerajaan Kutai. Tetapi karena masa kerajaan Kutai telah berakhir, maka sekarang festival Erau ini diambil alih oleh pemerintah sebagai peringatan hari jadi kota Tenggarong. Jika datang ke festival ini, kamu bakal melihat banyak sekali sajian yang akan ditampilkan, seperti penyalaan kembang api raksasa misalnya.

Festival Lembah Baliem

Festival lembah Baliem ini awalnya digelar tahun 1989. Dahulu Festival Lembah Baliem merupakan acara perang antarsuku Dani, Lani, dan Suku Yali sebagai lambang kesuburan dan kesejahteraan. Festival ini menjadi ajang adu slot gacor terbaru kekuatan antarsuku dan telah berlangsung turun temurun. Yang menarik pada Festival Lembah Baliem ini adalah adanya scenario pemicu perang yang mengawalinya.

Tradisi Pasola

Tradisi Pasola ini pada dasarnya adalah permainan ketangkasan saling melempar lembing kayu sambil menunggang kuda. Pasola merupakan bagian dari serangkaian upacara tradisional yang dilakukan oleh orang Sumba yang masih menganut agama Marapu (agama lokal masyarakat Sumba).

Festival Lompat Batu

Fahombo, Hombo Batu atau Lompat Batu adalah olahraga tradisioanl Suku Nias. Jadi ini adalah Olahraga di Suku Nias, sekaligus sebagai ritual pemuda Nias mendapatkan status kedewasaan. Dengan mengenakan busana pejuang Nias, menandakan bahwa mereka siap bertempur dan memikul tanggung jawab sebagai lelaki dewasa.

Festival Karapan Sapi

Karapam Sapi merupakan istilah untuk menyebut perlombaan Pacuan Sapi yang berasal dari Pulau Madura, Jawa Timur. Pada perlombaan ini sepasang sapi akan menarik kereta kayu tempat joki berdiri mengendalikan sapi. Sapi-sapi ini akan saling berlomba dalam trek pacuan sepanjang 100 meter.

Festival Danau Toba

Festival Danau Toba sebenernya merupakan pengganti Pesta Danau Toba yang kurang begitu terkenal. Festival Danau Toba ini terselenggara atas gagasan ‘Kemenparekraf’ yang berkolaborasi dengan Kepala Dinas Pariwisata Sumatera Utara untuk menghadirkan festival yang mampu menjadi daya tarik wisata. Danau Toba kini berusaha mengangkat budaya lokal yang dikemas dengan lebih profesional. Yang menjadi daya tarik dari festival ini adalah Karnaval Sigale-gale, yaitu pertunjukan boneka kayu khas Batak Toba.

4 Festival Terunik Di Dunia

4 Festival Terunik Di Dunia

Festival juga bisa diartikan dengan hari atau pekan gembira dalam rangka peringatan peristiwa penting atau bersejarah, atau pesta rakyat

Festival Yi Peng – Thailand

Festival paling unik di dunia, yang diberi nama 4play festival Yi Peng. “Yi” berarti dua dan”Peng” berarti penuh bari bulan. Sehingga, festival Yi Peng itu sendiri merupakan sebuah festival yang diselenggarakan di bulan purnama ke 12 setiap tahunnya, atau yang biasa jatuh di pertengahan bulan November, menurut kalender bulan Thailand. Selain menjadi salah satu festival paling unik di dunia, festival ini juga dinobatkan sebagai festival paling indah di dunia.Karena seluruh warga lokal maupun pendatang akan membuat lampion dan akan di terbangkan bersamaan di kota Chiang Mai yang menjadi begitu indah yang disertai dengan ribuan cahaya dari lentera layaknya seperti bintang.

Festival Holi – India

Festival Holi seringkali dihubungkan dengan perayaan keagamaan oleh masyarakat lokalnya itu sendiri. Sebab, selain bertujuan untuk menyambutnya datangnya musim semi di negara tersebut, festival holi ini sendiri juga untuk menghormati para dewa dewa supaya hasil panen yang akan datang menjadi berkah, festival ini juga menjadikan warna warna sebagai objeknya. Sebab, masyarakat lokal akan saling mewarnai tubuh satu sama lain dengan menggunakan bubuk pewarna, boleh itu menggunakan baskom, semprotan air, atau media lainnya yang tentu tidak akan membahayakan. Festival akan diawali dengan menyalakan api unggun Holika, dimana masyarakat juga akan berkumpul dan bernyanyi dan menari bersama.

Festival Dia De Los Muertos – Meksiko

Diadakan setiap tanggal 1 dan 2 November, festival ini diselenggarakan dengan bertujuan untuk memperingati orang-orang yang telah meninggal dunia. Di seluruh kota di negara meksiko akan ada banyak boneka boneka yang menyeramkan yang tampak seperti hollowen. Jika kamu tengah berwisata ke Meksiko di tanggal tersebut, maka jangan heran apabila melihat tengkorak atau hantu-hantu keren yang berkeliaran di pinggir jalan.

Festival Cheese Rolling – Inggris

Setiap tahunnya di akhir bulan Mei, para orang dewasa di Inggris akan berkumpul di desa Brockworth untuk berlomba untuk mengejar 9 pon roda keju Gloucester menuruni bukit.
Walaupun sebelum penyelenggaraan seluruh wilayah tempat perlombaan telah diamankan, seperti adanya pagar dan tanaman liar, perlombaan ini sebenarnya masih tergolong cukup berbahaya untuk diikuti.
Bahkan selama bertahun-tahun, telah terhitung sudah cukup banyak peserta yang mengalami luka-luka akibat mengikuti perlombaan ini.

Festival Orkestra Terbesar di Asia Tenggara

Festival orkestra dan ensemble pertama dan terbesar di Asia Tenggara, Indonesia Orchestra & Ensemble Festival (IOEF), kembali digelar pada 13-15 September 2019 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Dalam Festival tersebut banyak di ikuti oleh pemusik muda dari indonesia yang turut ikut serta dalam memeriahkan suasana festival terbesar di asia tenggara pada tahun 2019 tersebut.

Founder IOEF

Dr Nathania Karina, Founder & Festival Director IOEF, Music Director of TRUST Orchestra (Home Orchestra IOEF) mengatakan gelaran keempat kalinya ini akan menampilkan 30 grup dari Indonesia dan dan empat di antaranya merupakan dari luar negeri. Mereka berasal dari judi slot gacor terbaru Malaysia, Singapura, dan Thailand. “Salah satu dari grup asal Malaysia merupakan tim nasional remaja mereka yang akan ikut dalam festival ini,”. Banyak Juga Tim Orkestra Indonesia yang turut bergabung. Tetapi Tim Manca Negara Juga Ikut serta di dalam nya.

Special show IOEF

Special show IOEF 2019 akan menghadirkan Malaysian Philharmonic Youth Orchestra (MPYO), yang merupakan salah satu orkestra remaja terbaik di Asia Tenggara, di bawah asuhan Malaysian Philharmonic Orchestra, Clarquinetdari Singapura, Gusto Saxophone Quartet dari Thailand, serta musisi orkestra kelas dunia, yaitu Julia Zulus (Oboe) & Justas Stasevkij (Piano), yang secara khusus didatangkan oleh Austrian Embassy Jakarta.

Seluruh rangkaian acarayang diadakan selama tiga hari ini akan ditutup dengan gala konser, yaitu penampilan dari Home Orchestra IOEF, Trinity Youth Symphony Orchestra (TRUST) yang baru saja menorehkan prestasi dengan meraih Gold Award di ajang World Orchestra Festival 2019 di Wina, Austria. Banyak acara yang meriah dalam perencanaan festival terbesar ini, mulai dari banyak nya tim yang berlomba untuk memeriahkan. Sampai ada yang bersaing dengan tim mana mereka untuk mencari yang terbaik.

Pada penyelenggaraan tahun ke-4, IOEF 2019 akan menampilkan 25 grup dari Indonesia dan mancanegara, lima pertunjukan khusus, dan empat workshop. Special show IOEF 2019 akan menghadirkan Malaysian Philharmonic Youth Orchestra yang merupakan salah satu orkestra remaja terbaik di Asia Tenggara. Semangat anak muda yang ingin memain kan lantunan musik orkestra dengan kekompakan dan latihan yang sangat panjang adalah buah hasil kesuksesan festival ini.

Ada pula CLARQUINET dari Singapura, Gusto Saxophone Quartet dari Thailand, serta musisi orkestra kelas dunia, Julia Zulus (Oboe) & Justas Stasevkij (Piano), yang secara khusus didatangkan oleh Kedutaan Besar Austria di Jakarta langsung dari Wina. Banyak lagi Alat musik yang di mainkan di festival ini. Dengan pengalaman dan skill yang di miliki oleh setiap pemain menjadi suatu kekompakan.

Menurut Nathania, festival ini diharapkan bisa menjadi wadah bagi para pelaku musik orkestra dan ensemble tanah air untuk dapat saling menginspirasi dan berkenalan satu sama lain. Festival ini diharapkan dapat menjadi tolok ukur dan motivasi bagi musisi muda Indonesia untuk terus berkarya dan meningkatkan kualitas bermusiknya. Untuk itu, pihaknya menggelar empat sesi workshop yang tidak hanya menjadi ajang untuk menampilkan berbagai komunitas musik, tapi juga menjadi tempat bagi masyarakat untuk belajar tentang musik orkestra yang menjadi kebanggan jika memiliki suatu gaya tersendiri tersebut.

“Dengan demikian, di tengah maraknya perkembangan grup orkestra dan ensemble saat ini, IOEF bisa menjadi ‘Rumahnya Orkestra dan Ensemble di Indonesia’ , wadah bagi para musisi muda Indonesia untuk saling bertemu. Belajar yang giat untuk mencapai sesuatu juga di ucapkan oleh Dr Natalia tersebut. Karena suatu mimpi tidak akan terwujud jika memiliki tekad yang kuat.

festivak dia de los muertos

Festival Dia de los Muertos, Festival Hari Kematian Di Meksiko

Festival Dia de los Muertos, Festival Hari Kematian Di Meksiko – Jika kalian pernah menonton film Coco maka kalian pasti sudah tak asing dengan festival Dia de los Muertos yang juga digambarkan di film Coco dengan jelas. Namun, saat ini kita tidak akan membahas alur cerita film Coco yang sudah tentu bagus melainkan akan membahas mengenai festival yang menjadi inti cerita film tersebut. Yakni Dia de los Muertos atau Day of The Dead alias festival kematian di Meksiko.

festivak dia de los muertos

Pada intinya, Dia de los Muertos ialah sebuah festival atau perayaan adat yang diadakan untuk menghargai bagian keluarga yang sudah wafat.

Awalannya, adat ini datang dari Meksiko, lalu bersamaan dengan perkembanngan penebaran komune, festival ini saat ini dirayakan di Spanyol, Amerika Serikat, dan beberapa negara Amerika Latin. Bahkan juga di beberapa negara itu sampai jadi hari liburan nasional.

Festival Dia de los Muertos dirayakan sebagai liburan nasional di Meksiko tiap tanggal 1 dan 2 November. Bersamaan dengan perayaan Hari Raya Semua Orang Kudus (All Saints Day) dan Hari Roh (All Souls Day) untuk umat Katolik. Tanggal 1 November perayaannya diberi nama Dia de Los Angelitos dan diperuntukkan untuk kenang kembali roh anak-anak. Sementara pada 2 November disebutkan Dia de Los Difuntos untuk roh orang dewasa.

Dalam perayaan ini, warga yakin jika beberapa roh akan tiba ke dunia pada hari itu dan berkunjung beberapa keluarga. Jauh dari citra horor, malah festival kematian ini ialah sebuah gelaran yang penuh suka ria dan keceriaan seperti tengah menang jackpot dari Situs Judi Slot Online Gampang Menang. Sepanjang perayaan Dia de los Muertos berjalan, setiap keluarga akan menghiasi rumah mereka dengan membuat altar (ofrendas) yang terbagi dalam photo, Aztec Marigold (bunga kematian Mexcio), calacas dan calaveras (rangka dan tengkorak), gula-gula berupa tengkorak, papel picado (seperti ornament ciri khas Meksiko), lalu makanan, minuman, dan beberapa barang kegemaran mendiang saat hidup.

Asal Usul Festival Dia de los Muertos

Perayaan “Dia de los Muertos” diprediksi sebagai adat warga Aztec Kuno yang telah ada semenjak jaman pra-Hispanik atau sekitaran 2.500-3000 tahun lalu. Dalam kalender warga Aztec, perayaan ini jatuh di bulan ke-9 atau sekitaran awalnya Agustus, dan dirayakan sepanjang sebulan penuh. Awalannya ritus ini tidak dirayakan di Meksiko sampai era ke-20 karena warga asli di situ, yang dikuasai Slot Online beberapa orang Mesoamerika, mempunyai adat yang serupa. Disamping itu, faksi gereja menampik perayaan “Dia de los Muertos” karena dipandang sudah mensinkronisasi komponen-komponen pagan dengan Kekristenan Katolik. Sebagai “saingannya”, faksi gereja selanjutnya membuat Hari Raya Semua Orang Kudus (“All Saints Day”).

Pada 1910, seorang kartunis dan litografer politik Meksiko, José Guadalupe Posada, pernah membuat suatu sketsa tengkorak wanita yang menggunakan baju eksklusif Perancis dan menyebutnya Calavera Catrina. Figur ini awalnya dipandang seperti tafsir Posada dari Mictēcacihuātl, dewi kematian dalam mitologi Aztec. Tetapi, dia sebenarnya sebagai pesan satir dari Posada ke warga asli Meksiko yang dia kira sudah adopsi budaya Eropa pada periode pra-revolusi.

Calavera Catrina sekarang sudah jadi icon dalam perayaan Dia de los Muertos di Meksiko dan baju dengan gambar figurnya selalu digunakan orang saat festival ini berjalan, yang dipadupadankan bersama coretan atau ornament warna warni. Khusus beberapa warna itu, ada lima tipe warna yang sering dipakai sebagai percantik saat Dia de los Muertos, yaitu kuning, putih, merah, ungu, merah jambu/pink. Semua warna ini tentu saja mempunyai artinya masing-masing.

Festival La Tomatina

Festival La Tomatina

Festival La Tomatina adalah festival tahunan melempar tomat yang diadakan di Kota Buñol, Spanyol. Kota yang dihuni sekitar 9000 orang ini terletak sekitar 30 km dari laut Mediterania. Nah untuk kalian yang penasaran soal festival populer di dunia yang satu ini , yuk langsung kita simak informasinya di bawah ini !

Asal Usul Festival La Tomatina

Dilansir dari situs resminya , festival La Tomatina alias perang tomat tercipta karena ketidaksengajaan  di Buñol pada pertengahan tahun 1940-an. Tepatnya pada hari Rabu terakhir di bulan Agustus tahun 1945.

Pada saat itu ada sebuah parade yang diikuti oleh banyak orang. Orang orang tersebut menggunakan kostum yang berbeda beda ,  seperti kostum musisi dan kostum raksasa dengan kepala besar. Ada sekelompok anak muda yang menyebabkan sedikit kericuhan yang akhirnya membuat orang dengan kostum kepala raksasa terjatuh. Kecelakaan tersebut menyebabkan orang berkostum itu marah.

Orang malang ini akhirnya mulai menyebabkan kekacauan di sepanjang rute parade dan bertabrakan dengan sebuah kios pasar yang menjual tomat. Kekacauan ini akhirnya yang membuat para penonton mengambil tomat yang berjatuhan dan saling melemparkannya ke satu sama lain. Inilah pemicu asal-usul La Tomatina.

Di tahun selanjutnya , sekelompok  orang di kota membuat pertarungan tomat dengan terorganisir, dan membawa tomat sendiri dari rumah untuk acara tersebut. Acara ini berlanjut hingga beberapa tahun sampai akhirnya dilarang oleh pemerintah setempat pada awal 1950-an.

Akibat pelarangan ini , penduduk kota sempat melakukan protes dengan mengadakan pemakaman tomat pada tahun 1957. Para penduduk membawa sebuah peti mati yang berisi tomat besar. Setelah banyak menuai protes , festival ini akhirnya kembali diizinkan kembali oleh pemerintah setempat.

Mulai sejak itu festival La Tomatina kian populer. Di tahun 2002 lalu , festival La Tomatina dinyatakan sebagai Perayaan Minat Turis Internasional oleh Sekretaris Departemen Pariwisata Spanyol.

Perayaan Festival La Tomatina

Festival perang tomat akan dimulai sekitar pukul 11 pagi ketika 120 ton tomat dibuang ke tanah dalam berbagai posisi. Satu jam setelahnya , para warga diperbolehkan mengambil situs slot online tomat yang telah dihancurkan lalu melemparkannya ke orang lain. Ketika waktu festival telah selesai , akan ada tembakan kembang api yang memberi tanda semua lemparan tomat harus dihentikan.

Tak hanya untuk orang dewasa , namun festival ini juga boleh diikuti oleh anak anak dengan usia minimal 4 tahun. Yap , setiap anak berusia antara 4 dan 14 tahun dapat berpartisipasi dalam Judi slot online La Tomatina versi anak pada hari Sabtu sebelum acara besar. Ini disebut mini-Tomatina, di sini anak-anak juga perlu mengenakan pakaian tua tentunya.

Pakaian Festival La Tomatina

Sebenarnya tidak ada pakaian khusus yang harus digunakan untuk dapat mengikuti festival ini. Namun biasanya pakaian yang digunakan orang orang pada festival La Tomatina biasanya adalah pakaian yang sudah tidak terpakai lagi alias layak untuk dibuang. Ada juga yang menggunakan kaos putih untuk memamerkan warna merah cemerlang dari tomat.

Selain itu tidak sedikit dari mereka yang menggunakan pakaian renang karena semua orang direndam dari semua tomat berair dan selang air.

Namun para warga tidak diperbolehkan untuk menggunakan sepatu ataupun sendal karena bisa lepas dengan mudah. Pilihan terbaiknya adalah menggunakan sepatu olahraga yang tertutup, tetapi pastikan sepatu tersebut sudah tua dan kalian siap membuangnya seusai festival.